"Katan pada fajar diesok pagi" Katakan pada fajar diesok pagi Bahwa malam yang baru kau lalui penuh sandiwara Ia laiknya sepenggal drama tak bersutradara Katakan pada fajar diesok pagi Bahwa kau gamang pada hari esok Ia bak kabut tebal yang membatasi pandanganmu Kata…
Aku mencintaimu.. Itu sebabnya Aku tak tertarik dengan yang lain Aku mencintaimu.. Itu sebabnya Aku berkawan dengan sepi Aku mencintaimu.. Itu sebabnya Mulutku terbiasa merapalkan mantra keselamatan untukmu ®18 (Parangtambung, 18/12/18)
Ego di relung-relung gelap dan terang, adalah hambatan menuju lorong dimana rindu menanti untuk dituntaskan ®18 (Parangtambung, 07/12/18)
Senyap bergesek pelan bersama cemas Sambil memecah gelombang gema Dalam bising memilih terasing Berbekal harap ia pun terus menanti ®18 (Parangtambung, 06/12/18)
Perpisahan bukanlah pertanda bahwa cinta akan segera berakhir, ia justru akan mengabadi sepanjang jarak yang tercipta karena kesempatan untuk bersama hanyalah bonus yang tak akan mencederai esensi dari mencintaimu ®18 (Parangtambung, 05/12/18)
"Tetes-tetes Air" Tetesan air kembali menghujam bumi Riak genang air perlahan menari-nari Seolah memanggil untuk riang bersama Tetesan air kembali menerjang buana Kilau petir beriring gemuruh tak henti-hentinya Seolah menuntun untuk berkelana dalam lembaran memori Te…
Diksi-diksi yang berserakan Setelah diksi-diksi kususun dengan rapi, ia lalu membentuk barisan aksara penuh makna, kemudian berhamburan ke segala penjuru tatkala arah yang selalu ia tuju lenyap beriringan dengan badai ®18 (Parangtambung, 29/11/18) 16:48 Wita
"Biru" Aku yang sedang menikmati lautan biru Yang seakan menyatu dengan birunya cakrawala Dikala aku sedang menyendiri di suatu pantai Menyaksikan kau yang sedang bermain di dunia ideku Yang membangkitkan kembali segala kenangan manis tentangmu Sembari menunggu Sang Sur…
"Malam setelah petaka datang" Bila malam tiba Ku akan duduk dekat jendela Memandangi langit Menatap bulan Mengerling bintang-bintang Berlama-lama sampai kubosan Sayangnya petaka menghampiriku Kala aku berjumpa denganmu malam itu Aku hanya ingin Mamandangi wajahmu ya…
Kecemasan semakin menyelimutiku ketika kau telah melewati setapak demi setapak beranda kehidupan dengan anggun semakin jauh kau meninggalkanku hingga rasanya sangat sulit untuk segera kususul ®18 (Parangtambung,15/11/18) 19:17 Wita
"Si Bungsu" Hai kau Bungsu Apa yang membuat mu begitu berani Menyusuri lorong gelap kehidupan seorang diri Tahukah kau usia mu itu, Sanggupkah kau nantinya Akan apa yang akan kau hadapi di depan sana Kehidupan tak sesederhana yang ada dipikiranmu Hai kau Bungsu Apa y…
Kita sepasang terlalu Kita terlalu pandai berpura-pura terhadap keadaan Sehingga kita sama-sama terasing Berkelik dan terus mengelak pada kenyataan Kita terlalu bodoh untuk jujur Sehingga kita sama-sama terkungkung ego Merindu dan terus dibelenggu sepi Kita terlalu m…
"Kau dan Sore" Mentari kini sedang bergerak pelan ke sisi barat cakrawala... Menandakan siang akan segera berakhir.. Menutup hari dengan separuh cerita.. Dan mengantarkan sore dengan penuh ceria.. Sore yang selalu menyimpan beribu kisah.. Yang pasti dan selalu pas…
Bahkan untuk segala senja yang telah kita lalui Kau masih saja memilih untuk pergi ®18 (Makuring, 08/11/18) 18:49
Tahukah kau... kala hujan turun aku sibuk membangun tanggul agar sajak-sajakku tak sampai membanjirimu ®18 (Makuring, 08/11/18) 20:18 Wita
Ada yang tinggal, masih enggan untuk berlalu.. Bukan luka.. Melainkan rasa yang entah bagaimana masih saja menggebu ®18 (Parangtambung, 05/10/18) 19:40 Wita
Jarak serasa mempecundangiku Kau yang berada sangat dekat denganku Sedang duduk dengan manis di sana Kau tak perlu mengucap kata Kau tak perlu melirikku Kau tak perlu menebar senyum manismu Aku yang tak mampu kau jangkau dari sudut pandang mu Hanya melihat mu dari sini S…
Bersama senja Sekaligus menjadi saksi Kurapalkan namamu disetiap doaku Bersama angin Sekaligus jadi pendengar Kubacakan sajak-sajakku yang selalu tertuju padamu Bersama mendung Sekaligus jadi tanda Apakah badai akan berlalu atau baru saja di mulai lagi ®18 (Parangtambung, 24/1…
"Padamu senja" Padamu senja Kutumpahkan segala rasa Kuceritakan segala kisah Kusampaikan segala keluhku Aku tak kuasa dibuatnya Ku yang ditikam rindu Dikoyak sepi Dipecundangi jarak Andai saja ku sampaikan lebih awal Andai saja ku mampu menghilangkan gengsi Andai …
Search
Trending now